[{"data":1,"prerenderedAt":183},["ShallowReactive",2],{"page:\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F":3},{"id":4,"path":5,"title":6,"seo_title":6,"seo_description":7,"summary":7,"body":8,"kind":9,"style_key":4,"header":10,"footer":11,"stylesheets":12,"html_lang":30,"alternates":31,"schema":98,"robots":180,"source_id":181,"contact_form":182,"account":182,"language":97},"3932e988-38b6-5a8c-a8e1-fb3ea5eceb53","\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F","Apa saja penyebab degradasi umbi benih kentang? Pencegahan ilmiah dan pengurangan risiko penurunan hasil panen","Menganalisis penyebab utama degradasi umbi benih kentang, termasuk akumulasi virus, penyebaran penyakit, penanaman berulang di lahan yang sama, pengelolaan yang tidak tepat, kondisi penyimpanan yang buruk, dan penurunan adaptabilitas varietas, serta memperkenalkan langkah-langkah pencegahan ilmiah seperti umbi benih bebas virus, rotasi tanaman, pemisahan tanaman liar di lapangan, pengendalian hama dan penyakit, serta penyimpanan yang sesuai standar.","\u003Cdiv data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"1721\" class=\"elementor elementor-1721\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-46796fd e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"46796fd\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-bf14b2f elementor-widget elementor-widget-html\" data-id=\"bf14b2f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"html.default\">\n\t\t\t\t\t\n\n\u003Csection class=\"js-degeneration-page\">\n  \u003Cdiv class=\"js-degeneration-hero\">\n    \u003Cdiv class=\"js-degeneration-inner\">\n      \u003Cdiv class=\"js-degeneration-kicker\">Panduan Pencegahan dan Pengendalian Degradasi Umbi Benih Kentang\u003C\u002Fdiv>\n\n      \u003Cdiv class=\"js-degeneration-hero-grid\">\n        \u003Cdiv>\n          \u003Ch1>Apa saja penyebab degradasi umbi benih kentang?\u003Cspan>Bagaimana cara mencegah dan mengurangi risiko penurunan hasil panen secara ilmiah\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fh1>\n          \u003Cp>Dalam budidaya kentang, banyak petani dan pembeli pernah mengalami kebingungan seperti ini: padahal varietasnya sama, beberapa tahun sebelumnya hasil tanamnya sangat baik—hasil panen tinggi dan bentuk umbi seragam—namun kemudian kinerjanya semakin menurun, perkecambahan tidak merata, penyakit semakin banyak, dan hasil panen menurun. Hal ini seringkali bukan disebabkan oleh satu masalah saja, melainkan akibat degradasi umbi benih yang terus menumpuk.\u003C\u002Fp>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-badges\">\n          \u003Cdiv class=\"js-degeneration-badge\">\u003Cstrong>Pengendalian Virus\u003C\u002Fstrong>Pengendalian Virus\u003C\u002Fdiv>\n          \u003Cdiv class=\"js-degeneration-badge\">\u003Cstrong>Benih Bersih\u003C\u002Fstrong>Umbi benih yang telah dibebaskan dari patogen\u003C\u002Fdiv>\n          \u003Cdiv class=\"js-degeneration-badge\">\u003Cstrong>Stabilitas Hasil\u003C\u002Fstrong>Menjaga stabilitas produksi dan mencegah degradasi\u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Fdiv>\n\n      \u003Cdiv class=\"js-degeneration-metrics\">\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-metric\">\u003Cstrong>Gejala\u003C\u002Fstrong>Pertumbuhan kerdil, daun bercorak, daun melengkung, umbi mengecil\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-metric\">\u003Cstrong>Alasan\u003C\u002Fstrong>Akumulasi virus, penyebaran oleh kutu daun, suhu tinggi, dan penanaman berulang\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-metric\">\u003Cstrong>Pencegahan dan Pengendalian\u003C\u002Fstrong>Umbi kentang bebas hama, rotasi tanaman, pencabutan tanaman yang sakit, dan karantina\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-metric\">\u003Cstrong>Tujuan\u003C\u002Fstrong>Mengurangi risiko penurunan hasil panen, serta menjaga vitalitas umbi benih\u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Fdiv>\n    \u003C\u002Fdiv>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\n  \u003Cdiv class=\"js-degeneration-body\">\n    \u003Cdiv class=\"js-degeneration-layout\">\n      \u003Caside class=\"js-degeneration-side\">\n        \u003Ch3>Prioritas Pencegahan Degradasi\u003C\u002Fh3>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>01\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Degradasi umbi benih tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi jangka panjang dari masalah virus, lingkungan, dan pengelolaan.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>02\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Degenerasi virus merupakan penyebab utamanya; oleh karena itu, perlu diberikan perhatian khusus pada penularan melalui kutu daun dan umbi kentang yang terinfeksi virus.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>03\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Prioritaskan penggunaan umbi benih yang telah disterilisasi, dan perbarui sumber benih secara berkala untuk menghindari penggunaan benih yang disimpan sendiri selama bertahun-tahun.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>04\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Jika ditemukan tanaman yang menunjukkan gejala daun bermotif bunga, daun menggulung, atau kerdil di ladang, segera cabut dan buang ke luar ladang.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>05\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Baik dalam penyimpanan, pengangkutan, pemotongan, maupun penanaman, perlu diminimalkan terjadinya luka dan penyebaran patogen.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-side-item\">\u003Cb>06\u003C\u002Fb>\u003Cspan>Untuk menilai kualitas umbi benih, perlu diperhatikan secara bersamaan perkecambahan, pertumbuhan, daun, serta kualitas umbi panen.\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Faside>\n\n      \u003Carticle class=\"js-degeneration-content\">\n        \u003Ch2>Apa saja penyebab degradasi umbi benih kentang? Bagaimana cara mencegahnya secara ilmiah dan mengurangi risiko penurunan hasil panen?\u003C\u002Fh2>\n\n        \u003Cp>Dalam budidaya kentang, banyak petani dan pembeli pernah mengalami kebingungan seperti ini: padahal varietasnya sama, beberapa tahun sebelumnya hasil tanamnya sangat baik—hasil panen tinggi dan bentuk umbi seragam—namun kemudian kinerjanya semakin menurun, perkecambahan tidak merata, dan hasil panen semakin menurun dari tahun ke tahun. Hal ini seringkali bukan disebabkan oleh “varietas yang tiba-tiba memburuk”, melainkan akibat degradasi umbi benih yang terus menumpuk.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Degradasi umbi benih kentang tidak hanya menyebabkan penurunan hasil panen dan kualitas komersial, tetapi juga memengaruhi stabilitas pasokan bahan baku, kesesuaian pengolahan kentang goreng dan keripik kentang, serta kualitas dan tingkat hasil bahan baku seperti tepung kentang murni. Lalu, mengapa umbi benih kentang mengalami degradasi? Dan apa yang harus dilakukan jika hal itu terjadi? Artikel ini menyajikan panduan praktis dan sistematis mengenai degradasi umbi benih kentang, mulai dari penyebab hingga pencegahan dan pengendaliannya.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch3>I. Apa itu degradasi umbi benih? Mari kita kenali terlebih dahulu “gejalanya”\u003C\u002Fh3>\n        \u003Cp>Yang dimaksud dengan degradasi umbi benih adalah fenomena di mana sifat-sifat umbi benih secara bertahap menurun dan produktivitasnya terus menurun selama proses penanaman yang berkesinambungan. Umbi benih yang mengalami degradasi biasanya menunjukkan gejala-gejala khas berikut:\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Perpendekan tinggi tanaman:\u003C\u002Fstrong>Pertumbuhan tanaman melemah secara nyata, tinggi tanaman berkurang, dan batangnya menjadi kurus serta rapuh.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Kelainan pada daun:\u003C\u002Fstrong>Timbul gejala daun bercorak, daun melengkung, daun mengerut, serta warna daun menguning atau tidak merata.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Potongan kentang menjadi lebih kecil dan berubah bentuk:\u003C\u002Fstrong>Bentuk umbi tidak normal, dan proporsi umbi yang layak jual menurun.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Produksi secara keseluruhan terus menurun dari tahun ke tahun:\u003C\u002Fstrong>Setelah penanaman berturut-turut pada lahan yang sama dan varietas yang sama, terjadi penurunan hasil panen secara luas.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-note\">\n          \u003Cp>Jika gejala-gejala ini muncul, itu menandakan bahwa kesehatan dan vitalitas umbi benih mungkin sudah terganggu, sehingga hal ini harus diperhatikan dengan serius.\u003C\u002Fp>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Ch3>II. Lima Penyebab Utama Degradasi Umbi Benih\u003C\u002Fh3>\n\n        \u003Ch4>1. Akumulasi degenerasi virus: “Penyebab utama” degenerasi”\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Inilah penyebab paling umum dan utama yang menyebabkan degradasi umbi benih kentang. Selama proses pertumbuhannya, kentang rentan terinfeksi berbagai virus, seperti virus Y kentang, virus daun melengkung, dan virus X. Begitu virus-virus ini masuk ke dalam tanaman, mereka akan diturunkan dari generasi ke generasi melalui umbi, dan terus menumpuk di dalam tanaman dari tahun ke tahun. Semakin lama ditanam dan semakin banyak generasi yang berlalu, konsentrasi virus akan semakin tinggi, dan gejala degradasi pun semakin parah. Inilah penyebab utama mengapa “benih yang disimpan sendiri semakin buruk kualitasnya seiring berjalannya waktu”.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>2. Penularan melalui vektor seperti kutu daun\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Hama penghisap seperti kutu daun dan belalang daun di ladang merupakan vektor utama penyebaran virus. Mereka berulang kali menghisap cairan dari tanaman yang terinfeksi dan tanaman yang sehat, sehingga menyebarkan virus ke seluruh ladang layaknya “jarum suntik”. Semakin banyak kutu daun, semakin cepat penyebaran virus, dan semakin tinggi risiko degradasi umbi benih.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>3. Iklim bersuhu tinggi mempercepat degradasi\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Suhu merupakan faktor lingkungan penting yang memengaruhi laju degradasi. Suhu tinggi dapat melemahkan pertumbuhan tanaman, sekaligus mendukung perkembangbiakan virus di dalam tanaman. Oleh karena itu, di daerah dengan ketinggian rendah, iklim panas, atau selisih suhu antara siang dan malam yang kecil, degradasi umbi benih cenderung terjadi lebih cepat. Di lingkungan bersuhu tinggi, daerah dengan iklim panas, dan kawasan produksi di lintang rendah, umbi benih lebih rentan mengalami degradasi.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>4. Penanaman beruntun tanpa peremajaan tanaman\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Banyak petani, demi menghemat biaya, terbiasa menyimpan benih sendiri setiap tahun dan menanamnya selama beberapa tahun berturut-turut. Tanpa disadari, hal ini justru memberi kesempatan bagi virus untuk mengalami degenerasi dan menumpuk. Kecepatan degenerasi akan meningkat secara signifikan, sehingga pada tahun ketiga atau keempat penanaman, penurunan hasil panen akan terlihat jelas.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>5. Penyimpanan dan pengelolaan lahan yang tidak tepat\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Suhu penyimpanan yang terlalu tinggi, ventilasi yang buruk, kerusakan akibat pengangkutan dan pemotongan, serta pengelolaan lahan yang kurang teliti, semuanya dapat meningkatkan risiko degradasi, penyakit, dan busuk pada umbi. Pertumbuhan tunas yang tidak merata, banyaknya tunas lemah, serta banyaknya tanaman yang terserang penyakit, juga akan semakin memengaruhi hasil panen dan tingkat kesesuaian komersial seluruh lahan.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch3>III. Bagaimana cara mencegah degradasi secara ilmiah dan mengurangi risiko penurunan hasil panen?\u003C\u002Fh3>\n        \u003Cp>Upaya ilmiah untuk mencegah degradasi umbi benih tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu cara saja, melainkan memerlukan pengelolaan yang terintegrasi dari hulu ke hilir: mulai dari pemilihan sumber benih, sistem perbanyakan, pengendalian hama dan penyakit di lapangan, hingga penyimpanan dan pembaruan, sehingga terbentuklah rantai pengelolaan umbi benih yang sehat dan lengkap.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>1. Prioritaskan umbi kentang yang telah dibebaskan dari patogen, jaga kualitas sejak awal\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Umbi benih yang bebas virus merupakan cara paling efektif untuk mencegah degradasi. Melalui proses pembebasan virus pada ujung batang, kultur jaringan, dan pengujian virus, diperoleh umbi benih yang sehat dengan kandungan virus rendah, daya hidup tinggi, perkecambahan yang seragam, serta pertumbuhan yang subur. Penggunaan umbi benih yang bebas virus dapat meningkatkan kualitas awal umbi benih sejak awal dan mengurangi risiko degradasi.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>2. Lakukan pembaruan dan penggantian varietas secara berkala, serta gantilah umbi kentang yang masih segar dan berdaya tumbuh tinggi sedini mungkin\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Bahkan untuk umbi benih yang telah dibebaskan dari patogen, penanaman kembali tidak dapat dilakukan tanpa batas generasi. Disarankan agar petani menerapkan mekanisme pembaruan berupa “benih asli, benih primer, benih tingkat pertama, dan benih tingkat kedua”, serta segera menyingkirkan umbi benih yang telah mengalami degradasi. Jangan bergantung pada benih hasil penyimpanan sendiri dalam jangka panjang, apalagi menganggap benih hasil penyimpanan selama bertahun-tahun sebagai sumber benih berkualitas.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>3. Mengendalikan hama aphid, memutus rantai penularan virus\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Kutu daun merupakan vektor penting penularan virus kentang, terutama virus daun melengkung dan virus Y. Dalam upaya pengendalian kutu daun, perhatikan hal-hal berikut:\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Pemantauan secara berkala, pencegahan dan penanggulangan sejak dini:\u003C\u002Fstrong>Setelah bibit muncul, perhatikan dengan cermat kondisi daun dan tanaman, serta segera tangani jika ditemukan kutu daun.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Rotasi Penggunaan Obat yang Tepat:\u003C\u002Fstrong>Hindari penggunaan obat tunggal dalam jangka panjang untuk mengurangi risiko resistensi obat.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Membersihkan gulma dan tanaman inang:\u003C\u002Fstrong>Mengurangi tempat tinggal kutu daun dan sumber inang virus.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Perhatikan isolasi di lahan:\u003C\u002Fstrong>Kurangi penanaman campuran antara lahan umbi benih yang sehat dengan lahan tanaman yang terinfeksi penyakit serta lahan ubi jalar komersial.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Ch4>4. Menyingkirkan tanaman yang tidak berkualitas dan buruk, serta mencabut tanaman yang mengalami degenerasi dan tanaman yang sakit\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Dalam pengelolaan ladang umbi kentang, tanaman yang mengalami degenerasi dan tanaman yang terserang penyakit harus segera dibuang. Jika ditemukan tanaman yang menunjukkan gejala daun bercorak, daun menggulung, pertumbuhan kerdil, daun menguning, nekrosis, atau bercak penyakit yang jelas, tanaman tersebut harus segera dicabut dan dibawa keluar dari ladang untuk mengurangi penyebaran virus lebih lanjut di ladang.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Segera cabut:\u003C\u002Fstrong>Segera setelah ditemukan, tanaman yang terinfeksi harus dicabut sesegera mungkin; jangan menunggu hingga tanaman yang terinfeksi menyebar secara luas.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Dikeluarkan untuk diolah di luar lahan:\u003C\u002Fstrong>Jangan membuang tanaman yang terserang penyakit begitu saja di tepi sawah, agar tidak menjadi sumber penularan baru.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Pemeriksaan berkala:\u003C\u002Fstrong>Pada masa-masa penting seperti masa perkecambahan, pembentukan kuncup, dan masa berbunga, perlu dilakukan pemantauan secara rutin serta penyortiran berulang kali untuk menghilangkan tanaman yang tidak diinginkan dan berkualitas rendah.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Ch4>5. Pemupukan yang tepat dan irigasi yang ilmiah, untuk menghasilkan tanaman yang kuat\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Tanaman yang kuat memiliki daya tahan terhadap stres yang lebih baik, serta lebih membantu mengurangi risiko degradasi. Dalam pengelolaan di lapangan, perlu diperhatikan keseimbangan nutrisi dan pengaturan kelembapan.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Pemupukan seimbang:\u003C\u002Fstrong>Hindari penggunaan pupuk diazot yang berlebihan, tambahkan pupuk kalium dan pupuk organik secukupnya untuk meningkatkan ketahanan tanaman.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Irigasi Ilmiah:\u003C\u002Fstrong>Jaga kelembapan tanah agar tetap stabil, hindari kondisi yang berganti-ganti antara kering dan basah, guna mengurangi risiko umbi retak, busuk, dan kerusakan akar.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Mengurangi cedera akibat mesin:\u003C\u002Fstrong>Saat melakukan pengolahan tanah, penimbunan tanah, dan panen, upayakan untuk meminimalkan kerusakan pada tanaman dan umbi.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Ch4>6. Pengendalian hama dan penyakit secara menyeluruh: tanpa henti mulai dari tahap pembibitan hingga panen\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Untuk mencegah degradasi, tidak cukup hanya memperhatikan virus, tetapi juga harus mencegah penyakit seperti penyakit busuk daun akhir, penyakit busuk daun awal, penyakit kaki hitam, dan penyakit busuk cincin. Begitu penyakit menyerang, vitalitas umbi benih akan menurun secara signifikan, dan risiko penyimpanan pun akan meningkat.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Deteksi dini, pencegahan dini:\u003C\u002Fstrong>Perhatikan pemantauan di lapangan; jika ditemukan daun yang tidak normal, bercak penyakit, layu, atau tanda-tanda pembusukan, segera lakukan penanganan.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Penggunaan Obat yang Tepat:\u003C\u002Fstrong>Pilihlah pestisida yang sesuai berdasarkan jenis hama, hindari penggunaan pestisida secara sembarangan dan penggunaan pestisida yang sama dalam jangka panjang.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Pengendalian penyakit sebelum panen:\u003C\u002Fstrong>Perlu waspada terutama terhadap penyakit busuk malam, agar bakteri penyebab penyakit tidak menyerang umbi sebelum memasuki tahap penyimpanan.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Ch4>7. Daerah berlatitude tinggi dan beriklim sejuk merupakan sumber utama umbi benih berkualitas tinggi\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Umbi benih kentang berkualitas tinggi umumnya lebih cocok dibudidayakan di daerah yang sejuk, berlatitude tinggi, dan memiliki selisih suhu antara siang dan malam yang besar. Lingkungan seperti ini membantu mengurangi populasi kutu daun dan memperlambat penyebaran virus, sekaligus lebih mendukung akumulasi bahan kering dan pemeliharaan vitalitas umbi benih.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Inilah sebabnya mengapa banyak daerah penghasil utama menempatkan basis pembibitan umbi kentang di wilayah yang berada pada ketinggian lebih tinggi, beriklim sejuk, dan memiliki kondisi isolasi yang baik. Saat melakukan pembelian, sebaiknya perhatikan secara khusus kondisi daerah penghasil, sistem pembibitan, serta laporan pengujian umbi kentang.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>8. Pengendalian hayati ramah lingkungan: Kombinasi yang tepat antara pengelolaan kesehatan tanah dan tanaman\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Dalam upaya pencegahan dan pengendalian degradasi, kesehatan tanah dan pengelolaan ekologi juga sangat penting. Dengan meningkatkan kandungan bahan organik, memperbaiki struktur tanah, menerapkan sistem rotasi tanaman yang tepat, serta mengurangi penanaman berulang, kita dapat meningkatkan vitalitas sistem akar dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap kondisi stres.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-note\">\n          \u003Cp>\u003Cstrong>Peringatan penting:\u003C\u002Fstrong>Pengendalian hayati tidak dapat sepenuhnya menggantikan pengendalian kimia, umbi kentang yang telah dibebaskan dari virus, dan pemusnahan tanaman yang terinfeksi di lahan. Metode ini lebih cocok diterapkan sebagai bagian dari pengelolaan tanah jangka panjang dan pengendalian terpadu, serta digunakan secara bersamaan dengan karantina, pembebasan dari virus, rotasi tanaman, dan pengendalian hama.\u003C\u002Fp>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Ch4>9. Pastikan panen dan penyimpanan dilakukan dengan benar\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Pengendalian dan pencegahan harus dilakukan secara menyeluruh hingga tahap panen dan penyimpanan; kita tidak boleh lengah pada tahap terakhir.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cul>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Panen pada waktu yang tepat:\u003C\u002Fstrong>Panenlah setelah kulit ubi matang, untuk menghindari kerusakan kulit ubi akibat panen yang terlalu dini.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Bawa barang secukupnya:\u003C\u002Fstrong>Mengurangi risiko memar, lecet, dan luka sayat, serta meminimalkan jalur masuknya kuman.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Pemilihan sebelum penyimpanan:\u003C\u002Fstrong>Singkirkan umbi yang sakit, busuk, atau rusak, lakukan pemilahan berdasarkan kualitas, dan pastikan sirkulasi udara yang baik.\u003C\u002Fli>\n          \u003Cli>\u003Cstrong>Suhu rendah, ventilasi yang baik, dan kelembapan rendah:\u003C\u002Fstrong>Lingkungan penyimpanan harus stabil untuk mencegah pembusukan yang disebabkan oleh suhu dan kelembapan tinggi.\u003C\u002Fli>\n        \u003C\u002Ful>\n\n        \u003Ch3>IV. Penilaian Lapangan: Metode Penilaian Pertumbuhan Keseluruhan Tanaman Setelah Berkecambah di Lahan\u003C\u002Fh3>\n        \u003Cp>Selain beberapa langkah pengelolaan lahan yang telah dijelaskan sebelumnya, serta pengamatan terhadap tingkat degradasi umbi benih, terdapat metode sederhana dan praktis lainnya, yaitu dengan mengamati kinerja keseluruhan lahan setelah umbi benih ditanam. Metode penilaian ini cocok bagi pembeli, petani, dan pengelola lahan untuk melakukan penyaringan awal secara cepat di lapangan.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>Lahan yang tanaman padi-padinya tumbuh seragam dan subur lebih dapat diandalkan\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Setelah tunas muncul, jika seluruh lahan menunjukkan pertumbuhan tunas yang seragam, sedikit yang tidak tumbuh, tanaman tampak kuat, dan warna daun normal, hal ini menandakan bahwa umbi benih memiliki daya hidup yang baik; sebaliknya, jika pertumbuhan tunas tidak merata, banyak tanaman yang lemah, dan banyak yang berwarna kuning, hal ini biasanya menandakan bahwa daya hidup umbi benih telah menurun atau terdapat masalah pada tahap penyimpanan, pemotongan, atau penanaman.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>Pada masa pertumbuhan yang pesat, perhatikan daun dan bentuk tanaman\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Tanaman yang normal seharusnya memiliki daun yang mengembang, berwarna hijau tua, dan bentuk tanaman yang rapi. Jika muncul gejala seperti pertumbuhan yang jelas-jelas kerdil, daun melengkung, daun bercorak, daun keriput, atau warna daun yang tidak merata, waspadalah terhadap kemungkinan degenerasi akibat virus atau penyebaran penyakit.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch4>Perbandingan antar ladang lebih mudah dipahami\u003C\u002Fh4>\n        \u003Cp>Jika pada lahan yang sama dan dalam kondisi pengelolaan yang serupa, umbi benih dari batch yang berbeda menunjukkan perbedaan kinerja yang signifikan, maka perlu diperhatikan secara khusus asal usul umbi benih, kelasnya, laporan pengujian, dan kondisi penyimpanannya. Saat melakukan pembelian, jangan hanya mengandalkan penjelasan lisan dari pemasok, tetapi lakukan penilaian komprehensif berdasarkan kinerja di lapangan dan laporan pengujian.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Ch3>Daftar Periksa Cepat Risiko Degradasi Umbi Benih\u003C\u002Fh3>\n\n        \u003Cdiv class=\"js-degeneration-table-wrap\">\n          \u003Ctable class=\"js-degeneration-table\">\n            \u003Cthead>\n              \u003Ctr>\n                \u003Cth>Sumber risiko\u003C\u002Fth>\n                \u003Cth>Gejala yang Sering Ditemui\u003C\u002Fth>\n                \u003Cth>Fokus Pencegahan dan Penanggulangan\u003C\u002Fth>\n              \u003C\u002Ftr>\n            \u003C\u002Fthead>\n            \u003Ctbody>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Akumulasi virus\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Daun bercorak, daun melengkung, pertumbuhan terhambat, umbi menjadi lebih kecil\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Gunakan umbi benih yang telah disterilkan, dan perbarui sumber benih secara berkala\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Penularan oleh kutu daun\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Penyebaran tanaman yang terserang penyakit di ladang berlangsung cepat, dan kemunduran tanaman semakin parah\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Pantau keberadaan kutu daun, lakukan pencegahan dan pengendalian sejak dini, serta singkirkan tanaman yang terserang penyakit\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Lingkungan bersuhu tinggi\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Tanaman menjadi lemah, penyebaran virus semakin cepat\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Pilihlah umbi benih dari daerah dengan iklim sejuk, dan hindari pembibitan pada suhu tinggi\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Benih yang disimpan sendiri selama bertahun-tahun\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Produksi menurun dari tahun ke tahun, dan tingkat kualitas komoditas pun menurun\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Menetapkan sistem pembaruan, dan tidak memperbolehkan penahanan lahan secara terus-menerus dari satu generasi ke generasi berikutnya\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Penyimpanan yang tidak tepat\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Ubi busuk, tunas lemah, perkecambahan tidak merata\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Suhu rendah, ventilasi, pemilahan, dan pengurangan kerusakan\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n              \u003Ctr>\n                \u003Ctd>Pengelolaan lahan yang kurang intensif\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Hama dan penyakit semakin parah, tanaman mengalami penuaan dini\u003C\u002Ftd>\n                \u003Ctd>Rotasi tanaman, pemilahan benih yang tidak berkualitas dan yang buruk, serta pemupukan yang seimbang\u003C\u002Ftd>\n              \u003C\u002Ftr>\n            \u003C\u002Ftbody>\n          \u003C\u002Ftable>\n        \u003C\u002Fdiv>\n\n        \u003Ch3>Penutup\u003C\u002Fh3>\n        \u003Cp>Degradasi umbi benih bukanlah hal yang menakutkan; yang menakutkan adalah tidak memahami penyebabnya dan tidak mengambil tindakan pencegahan tepat waktu. Selama kita memahami risiko-risiko utama seperti akumulasi virus, penyebaran oleh kutu daun, lingkungan bersuhu tinggi, penanaman berulang di lahan yang sama, dan pengelolaan penyimpanan, serta menerapkan pengelolaan sistematis pada berbagai tahap seperti penggunaan umbi benih yang bebas virus, pembaruan siklus, pencabutan tanaman yang terinfeksi di lapangan, pengendalian hama, dan penyimpanan yang sesuai standar, risiko degradasi dapat dikurangi secara signifikan.\u003C\u002Fp>\n\n        \u003Cp>Ingatlah satu kalimat ini:\u003Cstrong>Hanya dengan pengelolaan umbi benih yang baik, kualitas produk dapat terjamin.\u003C\u002Fstrong>Sumber benih yang stabil, tanaman yang sehat, dan pengelolaan lahan yang terstandarisasi merupakan landasan untuk menghasilkan panen kentang yang tinggi, stabil, serta meningkatkan tingkat kesesuaian untuk pasar.\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Farticle>\n    \u003C\u002Fdiv>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fsection>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t","article","\u003Cheader data-elementor-type=\"header\" data-elementor-id=\"412\" class=\"elementor elementor-412 elementor-location-header\" data-elementor-post-type=\"elementor_library\">\n\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-0fbd28d e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"0fbd28d\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-c94c88e elementor-widget elementor-widget-html\" data-id=\"c94c88e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"html.default\">\n\t\t\t\t\t\n\u003Cheader id=\"tds-header\">\n  \u003Cdiv class=\"tds-bar\">\n    \u003Ca class=\"tds-logo\" href=\"\u002F\" aria-label=\"Beranda Junsheng Pertanian\">\n      \u003Cimg src=\"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fwp-content\u002Fuploads\u002F2026\u002F01\u002Flogo-1.png\" alt=\"Junsheng Pertanian\" width=\"208\" height=\"76\" loading=\"eager\">\n      \u003Cspan class=\"tds-logo-fallback\" hidden=\"\" aria-hidden=\"true\">Junsheng Pertanian\u003C\u002Fspan>\n    \u003C\u002Fa>\n    \u003Cnav class=\"tds-nav\" id=\"tds-main-nav\" aria-label=\"Navigasi Utama\">\n      \u003Ca href=\"\u002F\">Beranda\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fstrategic-partnership\u002F\">Saling Menguntungkan\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fproducts\u002F\">Produk\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fproduct-ingredients\u002F\">Pusat Produk\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fproducts\u002F\">Manufaktur Cerdas\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fseed-potatoes\u002F\">Pemuliaan\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fstorage\u002F\">Penyimpanan dan Pengangkutan\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fknowledge-base\u002F\">Pusat Pengetahuan\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fjoin-us\u002F\">Bergabung\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca href=\"\u002Fabout-us\u002F\">Merek\u003C\u002Fa>\n      \u003Ca class=\"tds-mobile-quote\" href=\"\u002Fcontact-us\u002F\">Dapatkan penawaran harga\u003C\u002Fa>\n    \u003C\u002Fnav>\n    \u003Cdiv class=\"tds-actions\">\n      \u003Cdetails class=\"tds-search\">\n        \u003Csummary class=\"tds-search-toggle\" aria-label=\"Pencarian di dalam situs\" aria-controls=\"tds-search-panel\">\n          \u003Csvg class=\"tds-icon\" viewbox=\"0 0 24 24\" aria-hidden=\"true\">\u003Ccircle cx=\"10.5\" cy=\"10.5\" r=\"6.5\">\u003C\u002Fcircle>\u003Cpath d=\"m16 16 4.5 4.5\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\n        \u003C\u002Fsummary>\n        \u003Cdiv class=\"tds-search-panel\" id=\"tds-search-panel\">\n          \u003Clabel class=\"tds-search-title\">Pencarian di dalam situs\u003C\u002Flabel>\n          \u003Cform class=\"tds-search-form\" role=\"search\" aria-label=\"Cari konten di situs ini\" action=\"\u002Fid\u002F\" method=\"get\">\n            \u003Cinput class=\"tds-search-input\" id=\"tds-search-input\" type=\"search\" name=\"s\" placeholder=\"Cari produk, pemuliaan, penyimpanan dan pengiriman, serta artikel pengetahuan\" required autocomplete=\"off\">\n            \u003Cbutton class=\"tds-search-submit\" type=\"submit\">Cari\u003C\u002Fbutton>\n          \u003C\u002Fform>\n          \u003Cp class=\"tds-caption\">Rekomendasi Pencarian\u003C\u002Fp>\n          \u003Cdiv class=\"tds-keywords\">\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E9%A9%AC%E9%93%83%E8%96%AF%E7%A7%8D%E8%96%AF\">Umbi benih kentang\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E8%84%B1%E6%AF%92%E8%8B%97\">benih yang telah dibebaskan dari virus\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E9%A9%AC%E9%93%83%E8%96%AF%E9%9B%AA%E8%8A%B1%E7%89%87\">Irisan kentang berbentuk serpihan salju\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E9%A9%AC%E9%93%83%E8%96%AF%E9%A2%97%E7%B2%92%E7%B2%89\">Tepung kentang butiran\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E9%A9%AC%E9%93%83%E8%96%AF%E6%B7%80%E7%B2%89\">Tepung kentang\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E9%A2%84%E7%B3%8A%E5%8C%96%E9%A9%AC%E9%93%83%E8%96%AF%E7%B2%89\">Tepung kentang yang telah dipretreatment\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E5%8F%98%E6%80%A7%E6%B7%80%E7%B2%89\">Pati yang dimodifikasi\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E4%BB%93%E5%82%A8%E6%9C%8D%E5%8A%A1\">Layanan Pergudangan\u003C\u002Fa>\n            \u003Ca class=\"tds-keyword\" href=\"\u002F?s=%E4%BA%A7%E5%93%81%E4%B8%AD%E5%BF%83\">Pusat Produk\u003C\u002Fa>\n          \u003C\u002Fdiv>\n        \u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Fdetails>\n      \u003Ca class=\"tds-quote\" href=\"\u002Fcontact-us\u002F\">Dapatkan penawaran harga\u003C\u002Fa>\n      \u003Cbutton class=\"tds-menu-toggle\" type=\"button\" aria-label=\"Buka menu navigasi\" aria-controls=\"tds-main-nav\" aria-expanded=\"false\">\n        \u003Csvg class=\"tds-icon\" viewbox=\"0 0 24 24\" aria-hidden=\"true\">\u003Cpath d=\"M4 6h16M4 12h16M4 18h16\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\u003Cspan>Menu\u003C\u002Fspan>\n      \u003C\u002Fbutton>\n    \u003C\u002Fdiv>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fheader>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fheader>\n\t\t\t\t","\u003Cfooter data-elementor-type=\"footer\" data-elementor-id=\"403\" class=\"elementor elementor-403 elementor-location-footer\" data-elementor-post-type=\"elementor_library\">\n\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-72ce5333 e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"72ce5333\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\" data-settings='{\"background_background\":\"classic\"}'>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-524a290 e-con-full e-flex e-con e-child\" data-id=\"524a290\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-7c2fb7f4 elementor-position-top elementor-widget elementor-widget-image-box\" data-id=\"7c2fb7f4\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image-box.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-image-box-wrapper\">\u003Cfigure class=\"elementor-image-box-img\">\u003Cimg width=\"587\" height=\"150\" src=\"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fwp-content\u002Fuploads\u002F2026\u002F01\u002Flogo-1.png\" class=\"attachment-full size-full wp-image-852\" alt=\"\">\u003C\u002Ffigure>\u003Cdiv class=\"elementor-image-box-content\">\u003Cp class=\"elementor-image-box-description\">Selama lebih dari dua puluh tahun, kami berfokus pada seluruh rantai pasok kentang, mulai dari umbi benih bebas virus hingga produksi tepung kentang siap kirim, dengan mengawasi setiap tahap penting, guna menyediakan pasokan bahan baku kentang yang paling stabil serta solusi peralatan bagi industri makanan Tiongkok.\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-6af953b6 e-grid-align-left elementor-shape-rounded elementor-grid-0 elementor-widget elementor-widget-social-icons\" data-id=\"6af953b6\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"social-icons.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-social-icons-wrapper elementor-grid\" role=\"list\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-whatsapp-square elementor-repeater-item-0b5b643\" href=\"https:\u002F\u002Fwa.me\u002Fmessage\u002FOFEDFGIKLSK3N1\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">WhatsApp-kotak\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-whatsapp-square\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M224 122.8c-72.7 0-131.8 59.1-131.9 131.8 0 24.9 7 49.2 20.2 70.1l3.1 5-13.3 48.6 49.9-13.1 4.8 2.9c20.2 12 43.4 18.4 67.1 18.4h.1c72.6 0 133.3-59.1 133.3-131.8 0-35.2-15.2-68.3-40.1-93.2-25-25-58-38.7-93.2-38.7zm77.5 188.4c-3.3 9.3-19.1 17.7-26.7 18.8-12.6 1.9-22.4.9-47.5-9.9-39.7-17.2-65.7-57.2-67.7-59.8-2-2.6-16.2-21.5-16.2-41s10.2-29.1 13.9-33.1c3.6-4 7.9-5 10.6-5 2.6 0 5.3 0 7.6.1 2.4.1 5.7-.9 8.9 6.8 3.3 7.9 11.2 27.4 12.2 29.4s1.7 4.3.3 6.9c-7.6 15.2-15.7 14.6-11.6 21.6 15.3 26.3 30.6 35.4 53.9 47.1 4 2 6.3 1.7 8.6-1 2.3-2.6 9.9-11.6 12.5-15.5 2.6-4 5.3-3.3 8.9-2 3.6 1.3 23.1 10.9 27.1 12.9s6.6 3 7.6 4.6c.9 1.9.9 9.9-2.4 19.1zM400 32H48C21.5 32 0 53.5 0 80v352c0 26.5 21.5 48 48 48h352c26.5 0 48-21.5 48-48V80c0-26.5-21.5-48-48-48zM223.9 413.2c-26.6 0-52.7-6.7-75.8-19.3L64 416l22.5-82.2c-13.9-24-21.2-51.3-21.2-79.3C65.4 167.1 136.5 96 223.9 96c42.4 0 82.2 16.5 112.2 46.5 29.9 30 47.9 69.8 47.9 112.2 0 87.4-72.7 158.5-160.1 158.5z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-facebook-square elementor-repeater-item-3f1b7ac\" href=\"https:\u002F\u002Fwww.facebook.com\u002Fprofile.php?id=61582633566816\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Facebook-square\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-facebook-square\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M400 32H48A48 48 0 0 0 0 80v352a48 48 0 0 0 48 48h137.25V327.69h-63V256h63v-54.64c0-62.15 37-96.48 93.67-96.48 27.14 0 55.52 4.84 55.52 4.84v61h-31.27c-30.81 0-40.42 19.12-40.42 38.73V256h68.78l-11 71.69h-57.78V480H400a48 48 0 0 0 48-48V80a48 48 0 0 0-48-48z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-linkedin elementor-repeater-item-097cae7\" href=\"https:\u002F\u002Fwww.linkedin.com\u002Fcompany\u002Fhebei-junsheng-agricultural-technology-co-ltd\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">LinkedIn\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-linkedin\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M416 32H31.9C14.3 32 0 46.5 0 64.3v383.4C0 465.5 14.3 480 31.9 480H416c17.6 0 32-14.5 32-32.3V64.3c0-17.8-14.4-32.3-32-32.3zM135.4 416H69V202.2h66.5V416zm-33.2-243c-21.3 0-38.5-17.3-38.5-38.5S80.9 96 102.2 96c21.2 0 38.5 17.3 38.5 38.5 0 21.3-17.2 38.5-38.5 38.5zm282.1 243h-66.4V312c0-24.8-.5-56.7-34.5-56.7-34.6 0-39.9 27-39.9 54.9V416h-66.4V202.2h63.7v29.2h.9c8.9-16.8 30.6-34.5 62.9-34.5 67.2 0 79.7 44.3 79.7 101.9V416z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-youtube-square elementor-repeater-item-5ea0212\" href=\"https:\u002F\u002Fwww.youtube.com\u002F@Hebeijunsheng\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Youtube-square\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-youtube-square\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M186.8 202.1l95.2 54.1-95.2 54.1V202.1zM448 80v352c0 26.5-21.5 48-48 48H48c-26.5 0-48-21.5-48-48V80c0-26.5 21.5-48 48-48h352c26.5 0 48 21.5 48 48zm-42 176.3s0-59.6-7.6-88.2c-4.2-15.8-16.5-28.2-32.2-32.4C337.9 128 224 128 224 128s-113.9 0-142.2 7.7c-15.7 4.2-28 16.6-32.2 32.4-7.6 28.5-7.6 88.2-7.6 88.2s0 59.6 7.6 88.2c4.2 15.8 16.5 27.7 32.2 31.9C110.1 384 224 384 224 384s113.9 0 142.2-7.7c15.7-4.2 28-16.1 32.2-31.9 7.6-28.5 7.6-88.1 7.6-88.1z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-telegram elementor-repeater-item-d5a2d19\" href=\"https:\u002F\u002Ft.me\u002Fhebeijunsheng\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Telegram\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-telegram\" viewbox=\"0 0 496 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M248 8C111 8 0 119 0 256s111 248 248 248 248-111 248-248S385 8 248 8zm121.8 169.9l-40.7 191.8c-3 13.6-11.1 16.9-22.4 10.5l-62-45.7-29.9 28.8c-3.3 3.3-6.1 6.1-12.5 6.1l4.4-63.1 114.9-103.8c5-4.4-1.1-6.9-7.7-2.5l-142 89.4-61.2-19.1c-13.3-4.2-13.6-13.3 2.8-19.7l239.1-92.2c11.1-4 20.8 2.7 17.2 19.5z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-x-twitter-square elementor-repeater-item-dc7285c\" href=\"https:\u002F\u002Fx.com\u002Fhebeijunsheng\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">X-twitter-square\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-x-twitter-square\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M64 32C28.7 32 0 60.7 0 96V416c0 35.3 28.7 64 64 64H384c35.3 0 64-28.7 64-64V96c0-35.3-28.7-64-64-64H64zm297.1 84L257.3 234.6 379.4 396H283.8L209 298.1 123.3 396H75.8l111-126.9L69.7 116h98l67.7 89.5L313.6 116h47.5zM323.3 367.6L153.4 142.9H125.1L296.9 367.6h26.3z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-vk elementor-repeater-item-36d2206\" href=\"https:\u002F\u002Fvk.ru\u002Fid1095712816\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Vk\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-vk\" viewbox=\"0 0 576 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M545 117.7c3.7-12.5 0-21.7-17.8-21.7h-58.9c-15 0-21.9 7.9-25.6 16.7 0 0-30 73.1-72.4 120.5-13.7 13.7-20 18.1-27.5 18.1-3.7 0-9.4-4.4-9.4-16.9V117.7c0-15-4.2-21.7-16.6-21.7h-92.6c-9.4 0-15 7-15 13.5 0 14.2 21.2 17.5 23.4 57.5v86.8c0 19-3.4 22.5-10.9 22.5-20 0-68.6-73.4-97.4-157.4-5.8-16.3-11.5-22.9-26.6-22.9H38.8c-16.8 0-20.2 7.9-20.2 16.7 0 15.6 20 93.1 93.1 195.5C160.4 378.1 229 416 291.4 416c37.5 0 42.1-8.4 42.1-22.9 0-66.8-3.4-73.1 15.4-73.1 8.7 0 23.7 4.4 58.7 38.1 40 40 46.6 57.9 69 57.9h58.9c16.8 0 25.3-8.4 20.4-25-11.2-34.9-86.9-106.7-90.3-111.5-8.7-11.2-6.2-16.2 0-26.2.1-.1 72-101.3 79.4-135.6z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-tiktok elementor-repeater-item-c1703c1\" href=\"https:\u002F\u002Fwww.tiktok.com\u002F@hebeijunsheng\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">TikTok\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-tiktok\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M448,209.91a210.06,210.06,0,0,1-122.77-39.25V349.38A162.55,162.55,0,1,1,185,188.31V278.2a74.62,74.62,0,1,0,52.23,71.18V0l88,0a121.18,121.18,0,0,0,1.86,22.17h0A122.18,122.18,0,0,0,381,102.39a121.43,121.43,0,0,0,67,20.14Z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-line elementor-repeater-item-160f41a\" href=\"https:\u002F\u002Fline.me\u002Fti\u002Fp\u002FdJTnLdBSsV\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Line\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-line\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M272.1 204.2v71.1c0 1.8-1.4 3.2-3.2 3.2h-11.4c-1.1 0-2.1-.6-2.6-1.3l-32.6-44v42.2c0 1.8-1.4 3.2-3.2 3.2h-11.4c-1.8 0-3.2-1.4-3.2-3.2v-71.1c0-1.8 1.4-3.2 3.2-3.2H219c1 0 2.1.5 2.6 1.4l32.6 44v-42.2c0-1.8 1.4-3.2 3.2-3.2h11.4c1.8-.1 3.3 1.4 3.3 3.1zm-82-3.2h-11.4c-1.8 0-3.2 1.4-3.2 3.2v71.1c0 1.8 1.4 3.2 3.2 3.2h11.4c1.8 0 3.2-1.4 3.2-3.2v-71.1c0-1.7-1.4-3.2-3.2-3.2zm-27.5 59.6h-31.1v-56.4c0-1.8-1.4-3.2-3.2-3.2h-11.4c-1.8 0-3.2 1.4-3.2 3.2v71.1c0 .9.3 1.6.9 2.2.6.5 1.3.9 2.2.9h45.7c1.8 0 3.2-1.4 3.2-3.2v-11.4c0-1.7-1.4-3.2-3.1-3.2zM332.1 201h-45.7c-1.7 0-3.2 1.4-3.2 3.2v71.1c0 1.7 1.4 3.2 3.2 3.2h45.7c1.8 0 3.2-1.4 3.2-3.2v-11.4c0-1.8-1.4-3.2-3.2-3.2H301v-12h31.1c1.8 0 3.2-1.4 3.2-3.2V234c0-1.8-1.4-3.2-3.2-3.2H301v-12h31.1c1.8 0 3.2-1.4 3.2-3.2v-11.4c-.1-1.7-1.5-3.2-3.2-3.2zM448 113.7V399c-.1 44.8-36.8 81.1-81.7 81H81c-44.8-.1-81.1-36.9-81-81.7V113c.1-44.8 36.9-81.1 81.7-81H367c44.8.1 81.1 36.8 81 81.7zm-61.6 122.6c0-73-73.2-132.4-163.1-132.4-89.9 0-163.1 59.4-163.1 132.4 0 65.4 58 120.2 136.4 130.6 19.1 4.1 16.9 11.1 12.6 36.8-.7 4.1-3.3 16.1 14.1 8.8 17.4-7.3 93.9-55.3 128.2-94.7 23.6-26 34.9-52.3 34.9-81.5z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-grid-item\" role=\"listitem\">\n\t\t\t\t\t\u003Ca class=\"elementor-icon elementor-social-icon elementor-social-icon-instagram elementor-repeater-item-f296715\" href=\"https:\u002F\u002Fwww.instagram.com\u002Fhebeijunsheng\u002F\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">\n\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-screen-only\">Instagram\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\u003Csvg aria-hidden=\"true\" class=\"e-font-icon-svg e-fab-instagram\" viewbox=\"0 0 448 512\" xmlns=\"http:\u002F\u002Fwww.w3.org\u002F2000\u002Fsvg\">\u003Cpath d=\"M224.1 141c-63.6 0-114.9 51.3-114.9 114.9s51.3 114.9 114.9 114.9S339 319.5 339 255.9 287.7 141 224.1 141zm0 189.6c-41.1 0-74.7-33.5-74.7-74.7s33.5-74.7 74.7-74.7 74.7 33.5 74.7 74.7-33.6 74.7-74.7 74.7zm146.4-194.3c0 14.9-12 26.8-26.8 26.8-14.9 0-26.8-12-26.8-26.8s12-26.8 26.8-26.8 26.8 12 26.8 26.8zm76.1 27.2c-1.7-35.9-9.9-67.7-36.2-93.9-26.2-26.2-58-34.4-93.9-36.2-37-2.1-147.9-2.1-184.9 0-35.8 1.7-67.6 9.9-93.9 36.1s-34.4 58-36.2 93.9c-2.1 37-2.1 147.9 0 184.9 1.7 35.9 9.9 67.7 36.2 93.9s58 34.4 93.9 36.2c37 2.1 147.9 2.1 184.9 0 35.9-1.7 67.7-9.9 93.9-36.2 26.2-26.2 34.4-58 36.2-93.9 2.1-37 2.1-147.8 0-184.8zM398.8 388c-7.8 19.6-22.9 34.7-42.6 42.6-29.5 11.7-99.5 9-132.1 9s-102.7 2.6-132.1-9c-19.6-7.8-34.7-22.9-42.6-42.6-11.7-29.5-9-99.5-9-132.1s-2.6-102.7 9-132.1c7.8-19.6 22.9-34.7 42.6-42.6 29.5-11.7 99.5-9 132.1-9s102.7-2.6 132.1 9c19.6 7.8 34.7 22.9 42.6 42.6 11.7 29.5 9 99.5 9 132.1s2.7 102.7-9 132.1z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-24dd1c8f e-con-full e-flex e-con e-child\" data-id=\"24dd1c8f\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-694f440c elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"694f440c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Ch6 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Produk Utama\u003C\u002Fh6>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-7b2f581f elementor-icon-list--layout-traditional elementor-list-item-link-full_width elementor-widget elementor-widget-icon-list\" data-id=\"7b2f581f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"icon-list.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cul class=\"elementor-icon-list-items\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Irisan kentang berbentuk serpihan salju\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Tepung kentang butiran\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"\u002Fid\u002Fumbi-kentang-benih\u002F\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Umbi benih kentang\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"\u002Fid\u002Fpenyimpanan\u002F\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Penyewaan Gudang dengan Pengaturan Gas\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Ful>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-2fc5eb00 e-con-full e-flex e-con e-child\" data-id=\"2fc5eb00\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-1cdd9eef elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"1cdd9eef\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Ch6 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Skenario Penggunaan\u003C\u002Fh6>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-28dab4e elementor-icon-list--layout-traditional elementor-list-item-link-full_width elementor-widget elementor-widget-icon-list\" data-id=\"28dab4e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"icon-list.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cul class=\"elementor-icon-list-items\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Makanan ringan yang dikembang\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Rantai pasokan restoran cepat saji\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"\u002Fid\u002Fproduk-roti-industri-dengan-label-bersih\u002F\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Kue dan roti hasil produksi industri\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"\u002Fid\u002Fbahan-bahan-makanan-hewan-peliharaan-bebas-biji-bijian\u002F\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">Makanan hewan peliharaan kelas atas\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Ful>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-599e0bde e-con-full e-flex e-con e-child\" data-id=\"599e0bde\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\">\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-4fb29a6c elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"4fb29a6c\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Ch6 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Hubungi Kami\u003C\u002Fh6>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-3cd7945 elementor-icon-list--layout-traditional elementor-list-item-link-full_width elementor-widget elementor-widget-icon-list\" data-id=\"3cd7945\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"icon-list.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cul class=\"elementor-icon-list-items\">\n\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">400-613-9889\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">potato@chineseag.com\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"mailto:hebeijunsheng@gmail.com\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">hebeijunsheng@gmail.com\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cli class=\"elementor-icon-list-item\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Ca href=\"tel:+8615831322000\">\n\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003Cspan class=\"elementor-icon-list-text\">+86-15831322000\u003C\u002Fspan>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fa>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fli>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Ful>\n\t\t\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-12b0f1ec e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"12b0f1ec\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\" data-settings='{\"background_background\":\"classic\"}'>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-e73a8ac elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"e73a8ac\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Cp class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">© 2014 Hebei Junsheng Agricultural Technology Co., Ltd. · ICP No. 2025138283   Produsen hulu rantai pasokan kentang secara menyeluruh · Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang\u003C\u002Fp>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-0269e15 e-con-full e-flex e-con e-parent\" data-id=\"0269e15\" data-element_type=\"container\" data-e-type=\"container\" data-settings='{\"background_background\":\"classic\"}'>\n\t\t\t\t\u003Cdiv class=\"elementor-element elementor-element-ad41157 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ad41157\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t\u003Cp class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Produsen hulu rantai pasok kentang secara menyeluruh · Grosir tepung kentang serut salju · Pemasok tepung kentang butiran · Pembuatan peralatan pengolahan lanjutan lengkap · Basis pembibitan umbi kentang bebas virus · Harga tepung kentang serut salju · Layanan OEM Tepung Kentang Utuh · Pengering Silinder Tunggal · Pembelian Massal Tepung Kentang Serpihan Salju\u003C\u002Fp>\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Fdiv>\n\t\t\t\t\u003C\u002Ffooter>\n\t\t\n\u003Cdiv id=\"td-contact\" data-wechat-id=\"8613131344884\" data-wechat-qr=\"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fwp-content\u002Fuploads\u002F2026\u002F09\u002F6bc934ce45d88b175615af4fa57b8ef6.jpg\" data-wechat-service data-whatsapp-number=\"8615081368488\">\n  \u003Csection class=\"tc-panel\" id=\"td-contact-panel\" aria-labelledby=\"td-contact-title\" hidden=\"\">\n    \u003Cdiv class=\"tc-heading\">\u003Cdiv>\u003Ch2 id=\"td-contact-title\">Konsultasi Produk dan Pembelian\u003C\u002Fh2>\u003Cp>Serpihan salju · Serbuk butiran · Bahan baku kentang\u003C\u002Fp>\u003C\u002Fdiv>\u003Cbutton class=\"tc-close\" type=\"button\" data-tc-close aria-label=\"Menutup jendela konsultasi pengadaan\">×\u003C\u002Fbutton>\u003C\u002Fdiv>\n    \u003Cdiv class=\"tc-body\">\n      \u003Cdiv class=\"tc-channels\" role=\"group\" aria-label=\"Pilih saluran konsultasi\">\u003Cbutton class=\"tc-channel\" type=\"button\" data-tc-channel=\"wechat\" aria-pressed=\"true\">Konsultasi melalui WeChat\u003C\u002Fbutton>\u003Cbutton class=\"tc-channel\" type=\"button\" data-tc-channel=\"whatsapp\" aria-pressed=\"false\">WhatsApp\u003C\u002Fbutton>\u003C\u002Fdiv>\n\n      \u003Cdiv class=\"tc-wechat\" data-tc-pane=\"wechat\">\n        \u003Cp class=\"tc-fallback\" data-tc-wx-fallback>Untuk mendapatkan informasi kontak WeChat, silakan hubungi kami melalui telepon atau halaman kontak, atau Anda juga dapat menyalin terlebih dahulu isi permintaan penawaran di bawah ini.\u003C\u002Fp>\n        \u003Ca class=\"tc-action\" data-tc-service hidden=\"\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Buka Layanan Pelanggan WeChat ↗\u003C\u002Fa>\n        \n        \u003Cfigure class=\"tc-qr\" data-tc-qr-wrap hidden=\"\">\u003Cimg data-tc-qr-image alt=\"Kode QR WeChat Layanan Pelanggan Penjualan Junsheng Agriculture\" width=\"400\" height=\"400\">\u003Cfigcaption>Gunakan fitur \"Pindai\" di WeChat; setelah gambar tersimpan di ponsel, pilih gambar tersebut dari album fitur \"Pindai\" di WeChat untuk dikenali.\u003C\u002Ffigcaption>\u003C\u002Ffigure>\n        \u003Cdiv data-tc-id-wrap hidden=\"\">\u003Clabel>Akun WeChat Penjualan\u003C\u002Flabel>\u003Cdiv class=\"tc-id-row\">\u003Cinput id=\"tdc-wechat-id\" autocomplete=\"off\">\u003Cbutton class=\"tc-copy-id\" type=\"button\" data-tc-copy-id>Salin ID WeChat\u003C\u002Fbutton>\u003C\u002Fdiv>\u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Fdiv>\n      \u003Cdetails class=\"tc-inquiry\" data-tc-inquiry>\u003Csummary>Informasi Tambahan tentang Produk dan Pembelian (opsional)\u003C\u002Fsummary>\n      \u003Cform data-tc-form action=\"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fcontact-us\u002F\" method=\"get\">\n        \u003Cdiv class=\"tc-field\">\u003Clabel>Metode Pengadaan\u003C\u002Flabel>\u003Cselect id=\"tdc-market\">\u003Coption value=\"domestic\">Pengadaan Dalam Negeri\u003C\u002Foption>\u003Coption value=\"export\">Pembelian untuk Ekspor\u003C\u002Foption>\u003C\u002Fselect>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"tc-field\">\u003Clabel>Produk yang Dibutuhkan\u003C\u002Flabel>\u003Cselect id=\"tdc-product\">\u003Coption>Irisan Kentang Berbentuk Serpihan Salju (Kelas Pangan)\u003C\u002Foption>\u003Coption>Tepung kentang butiran\u003C\u002Foption>\u003Coption>Pati kentang murni\u003C\u002Foption>\u003Coption>Tepung kentang yang telah dipretreatment\u003C\u002Foption>\u003Coption>Pati kentang yang dimodifikasi\u003C\u002Foption>\u003Coption>Lainnya \u002F Belum ditentukan\u003C\u002Foption>\u003C\u002Fselect>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"tc-field\">\u003Clabel>Rencana Pengadaan \u002F Kebutuhan\u003C\u002Flabel>\u003Cselect id=\"tdc-quantity\">\u003Coption>Pertama-tama, diskusikan spesifikasi dan sampel\u003C\u002Foption>\u003Coption>Pesanan percobaan (jumlah dapat dinegosiasikan)\u003C\u002Foption>\u003Coption>1–5 ton\u003C\u002Foption>\u003Coption>5–10 ton\u003C\u002Foption>\u003Coption>Lebih dari 10 ton\u003C\u002Foption>\u003Coption>1 kontainer berukuran 20 kaki\u003C\u002Foption>\u003Coption>1 × kontainer 40HQ\u003C\u002Foption>\u003Coption>50–200 metrik ton per tahun\u003C\u002Foption>\u003Coption>Lebih dari 200 metrik ton setiap tahun\u003C\u002Foption>\u003Coption>Belum dapat dipastikan\u003C\u002Foption>\u003C\u002Fselect>\u003C\u002Fdiv>\n        \u003Cdiv class=\"tc-field\">\u003Clabel data-tc-destination-label>Provinsi dan kota penerima barang\u003C\u002Flabel>\u003Cinput id=\"tdc-destination\" type=\"text\" maxlength=\"100\" placeholder=\"Contoh: Kota Shijiazhuang, Provinsi Hebei\" autocomplete=\"off\">\u003C\u002Fdiv>\n      \u003C\u002Fform>\n      \u003C\u002Fdetails>\n      \u003Cdiv data-tc-pane=\"wechat\">\n        \u003Cbutton class=\"tc-action tc-secondary\" type=\"button\" data-tc-copy-quote>Salin isi permintaan penawaran\u003C\u002Fbutton>\n        \u003Cp class=\"tc-tip\">Setelah menambahkan WeChat atau membuka obrolan layanan pelanggan, tempelkan dan kirimkan isi permintaan penawaran harga. Menyalin teks tidak akan secara otomatis mengirimkan pesan.\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Fdiv>\n      \u003Cdiv class=\"tc-whatsapp\" data-tc-pane=\"whatsapp\" hidden=\"\">\n        \u003Ca class=\"tc-action\" data-tc-wa-link href=\"https:\u002F\u002Fwa.me\u002F8615081368488\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\">Lanjutkan konsultasi melalui WhatsApp ↗\u003C\u002Fa>\n        \u003Cp class=\"tc-tip\">WhatsApp akan dibuka dan teks permintaan penawaran akan ditampilkan; setelah Anda memeriksanya, silakan kirimkan. Jika tidak dapat dibuka, Anda dapat menghubungi kami melalui WeChat atau telepon.\u003C\u002Fp>\n      \u003C\u002Fdiv>\n      \u003Cp class=\"tc-status\" data-tc-status role=\"status\" aria-live=\"polite\">\u003C\u002Fp>\n      \u003Cdiv class=\"tc-manual\" data-tc-manual hidden=\"\">\u003Clabel>Silakan sorot teks berikut ini untuk menyalinnya secara manual\u003C\u002Flabel>\u003Ctextarea id=\"tdc-manual-text\" readonly>\u003C\u002Ftextarea>\u003C\u002Fdiv>\n      \u003Cdiv class=\"tc-support\">\u003Ca href=\"tel:4006139889\">Telepon: 400-613-9889\u003C\u002Fa>\u003Ca href=\"\u002Fcontact-us\u002F\">Halaman Kontak →\u003C\u002Fa>\u003C\u002Fdiv>\n      \u003Cp class=\"tc-privacy\">Komponen ini hanya mengumpulkan informasi permintaan penawaran di halaman ini, dan tidak mengirimkannya secara otomatis. Informasi yang Anda isi hanya akan digunakan jika Anda secara aktif menyalinnya atau melanjutkan proses konsultasi.\u003C\u002Fp>\n    \u003C\u002Fdiv>\n  \u003C\u002Fsection>\n  \u003Cdiv class=\"tc-dock\" aria-label=\"Kontak Cepat\">\n    \u003Ca class=\"tc-entry\" href=\"\u002Fcontact-us\u002F\" data-tc-open=\"wechat\" aria-label=\"Konsultasi melalui WeChat\">\u003Csvg viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" aria-hidden=\"true\">\u003Cpath d=\"M14.5 10.5a7 7 0 0 0-6.2-6.2C4.6 4.1 1.7 6.5 1.7 9.5c0 1.6.8 3 2.1 4L3.3 16l2.8-1.2 1.4.2\">\u003C\u002Fpath>\u003Cpath d=\"M22.2 15.6c0-2.9-2.7-5.2-6.1-5.2s-6.2 2.3-6.2 5.2 2.8 5.2 6.2 5.2c.8 0 1.6-.1 2.2-.4l2.6 1-.5-2.1a4.9 4.9 0 0 0 1.8-3.7Z\">\u003C\u002Fpath>\u003Ccircle cx=\"6.1\" cy=\"9\" r=\".7\" fill=\"currentColor\">\u003C\u002Fcircle>\u003Ccircle cx=\"10.1\" cy=\"9\" r=\".7\" fill=\"currentColor\">\u003C\u002Fcircle>\u003Ccircle cx=\"14\" cy=\"15.2\" r=\".7\" fill=\"currentColor\">\u003C\u002Fcircle>\u003Ccircle cx=\"18\" cy=\"15.2\" r=\".7\" fill=\"currentColor\">\u003C\u002Fcircle>\u003C\u002Fsvg>\u003Cspan>Konsultasi melalui WeChat\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fa>\n    \u003Ca class=\"tc-entry\" href=\"https:\u002F\u002Fwa.me\u002F8615081368488\" data-tc-open=\"whatsapp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener noreferrer\" aria-label=\"Konsultasi WhatsApp\">\u003Csvg viewbox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\" aria-hidden=\"true\">\u003Cpath d=\"M20.3 3.7A10.6 10.6 0 0 0 3.1 16.2L1.8 22.1l6-1.4A10.6 10.6 0 0 0 20.3 3.7Z\">\u003C\u002Fpath>\u003Cpath d=\"m8.4 6.8 1.4 2.7-1.1 1.3c.8 1.8 2.2 3.2 4 4l1.4-1.1 2.6 1.4c.2 1.4-.7 2.4-2 2.3-4.4-.4-8.6-4.6-9-9-.1-1.3.9-2.1 2.3-1.6Z\">\u003C\u002Fpath>\u003C\u002Fsvg>\u003Cspan>WhatsApp\u003C\u002Fspan>\u003C\u002Fa>\n  \u003C\u002Fdiv>\n\u003C\u002Fdiv>\n",[13,14,15,16,17,18,19,20,21,22,23,24,25,26,27,28,29],"\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F899adeb657385f9a62c3f092.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Fba3721997a6702a7e6c78f59.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Fa2e31d01db7ed76f1c8af1f4.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F140c6201dbb1afdaf7a1bed6.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F50fc32bd82769677da553f68.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F964b5d154a7a0faa4d4c4846.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F40c7ff57d8600bc3fe7a436c.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Ffedc4969d5d4ebc9e4e75420.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Fba54b781685cae8cd9df3bbc.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F9576a9f085be524527862643.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F41a1bddc87bd2cdd8de7e5ff.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F8f45a3fecfd1efbf4b0247a0.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Fc64d0f8fd59f42c6ebadd695.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F11229abc3b278f6d429d1605.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F3b3e955974178556bdcc7ba9.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002Fe2728ba66b575f6e734fad59.css","\u002Fsite-assets\u002Fcss\u002F2c2e7120a46f1d7a63532cdb.css","id-ID",[32,35,38,41,44,47,50,53,56,59,62,65,68,71,74,76,78,80,82,84,86,88,90,92,94,96],{"language":33,"href":34},"zh-CN","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fcauses-of-seed-potato-degeneration-how-to-scientifically-prevent-and-reduce-yield-loss-risk\u002F",{"language":36,"href":37},"en-US","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fen\u002Fcauses-of-seed-potato-degeneration-how-to-scientifically-prevent-and-reduce-the-risk-of-yield-loss\u002F",{"language":39,"href":40},"nl-NL","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fnl\u002Foorzaken-van-degeneratie-bij-pootaardappelen-hoe-het-risico-op-opbrengstverlies-op-wetenschappelijke-wijze-kan-worden-voorkomen-en-beperkt\u002F",{"language":42,"href":43},"fr-FR","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Ffr\u002Fcauses-de-la-degenerescence-des-plants-de-pommes-de-terre-comment-prevenir-et-reduire-scientifiquement-le-risque-de-perte-de-rendement\u002F",{"language":45,"href":46},"de-DE","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fde\u002Fursachen-fur-die-degeneration-von-pflanzkartoffeln-wie-man-ertragsverluste-wissenschaftlich-verhindern-und-das-risiko-verringern-kann\u002F",{"language":48,"href":49},"ja","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fja\u002F%e7%a8%ae%e3%82%a4%e3%83%a2%e3%81%ae%e5%8a%a3%e5%8c%96%e3%81%ae%e5%8e%9f%e5%9b%a0%e3%81%a8%e3%80%81%e5%8f%8e%e9%87%8f%e6%90%8d%e5%a4%b1%e3%81%ae%e3%83%aa%e3%82%b9%e3%82%af%e3%82%92%e7%a7%91%e5%ad%a6\u002F",{"language":51,"href":52},"ko-KR","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fko\u002F%ec%a2%85%ec%9e%90-%ea%b0%90%ec%9e%90%ec%9d%98-%ed%87%b4%ed%99%94-%ec%9b%90%ec%9d%b8-%eb%b0%8f-%ec%88%98%ed%99%95%eb%9f%89-%ec%86%90%ec%8b%a4-%ec%9c%84%ed%97%98%ec%9d%84-%ea%b3%bc%ed%95%99%ec%a0%81\u002F",{"language":54,"href":55},"ar","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Far\u002F%d8%a3%d8%b3%d8%a8%d8%a7%d8%a8-%d8%aa%d8%af%d9%87%d9%88%d8%b1-%d8%ac%d9%88%d8%af%d8%a9-%d8%a8%d8%b0%d9%88%d8%b1-%d8%a7%d9%84%d8%a8%d8%b7%d8%a7%d8%b7%d8%b3-%d9%88%d9%83%d9%8a%d9%81%d9%8a%d8%a9-%d8%a7\u002F",{"language":57,"href":58},"ur","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fur\u002F%d8%a2%d9%84%d9%88-%da%a9%db%92-%d8%a8%db%8c%d8%ac-%da%a9%db%8c-%d8%b2%d9%88%d8%a7%d9%84-%da%a9%db%92-%d8%a7%d8%b3%d8%a8%d8%a7%d8%a8-%d9%be%db%8c%d8%af%d8%a7%d9%88%d8%a7%d8%b1-%da%a9%db%92-%d9%86\u002F",{"language":60,"href":61},"ru-RU","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fru\u002F%d0%bf%d1%80%d0%b8%d1%87%d0%b8%d0%bd%d1%8b-%d0%b4%d0%b5%d0%b3%d0%b5%d0%bd%d0%b5%d1%80%d0%b0%d1%86%d0%b8%d0%b8-%d1%81%d0%b5%d0%bc%d0%b5%d0%bd%d0%bd%d0%be%d0%b3%d0%be-%d0%ba%d0%b0%d1%80%d1%82%d0%be\u002F",{"language":63,"href":64},"es-MX","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fes\u002Fcausas-de-la-degeneracion-de-la-papa-de-siembra-como-prevenir-y-reducir-cientificamente-el-riesgo-de-perdida-de-rendimiento\u002F",{"language":66,"href":67},"pl-PL","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fpl\u002Fprzyczyny-degeneracji-sadzeniakow-ziemniakow-oraz-naukowe-sposoby-zapobiegania-i-ograniczania-ryzyka-utraty-plonow\u002F",{"language":69,"href":70},"tr-TR","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Ftr\u002Ftohum-patatesinin-bozulmasinin-nedenleri-ve-verim-kaybi-riskinin-bilimsel-olarak-nasil-onlenecegi-ve-azaltilacagi\u002F",{"language":72,"href":73},"vi","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fvi\u002Fcac-nguyen-nhan-gay-thoai-hoa-khoai-tay-giong-va-cach-phong-ngua-mot-cach-khoa-hoc-cung-nhu-giam-thieu-rui-ro-mat-nang-suat\u002F",{"language":30,"href":75},"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F",{"language":77,"href":34},"zh",{"language":79,"href":37},"en",{"language":81,"href":40},"nl",{"language":83,"href":43},"fr",{"language":85,"href":46},"de",{"language":87,"href":52},"ko",{"language":89,"href":61},"ru",{"language":91,"href":64},"es",{"language":93,"href":67},"pl",{"language":95,"href":70},"tr",{"language":97,"href":75},"id",[99,173],{"@context":100,"@graph":101},"https:\u002F\u002Fschema.org",[102,117,144,150,156,164],{"@type":103,"@id":104,"geo":105,"hasMap":109,"address":110},"Place","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid\u002F#place",{"@type":106,"latitude":107,"longitude":108},"GeoCoordinates","41.076"," 113.973","https:\u002F\u002Fwww.google.com\u002Fmaps\u002Fsearch\u002F?api=1&amp;query=41.076, 113.973",{"@type":111,"addressCountry":112,"streetAddress":113,"addressRegion":114,"postalCode":115,"addressLocality":116},"PostalAddress","中国","尚义县经济开发区嘉和路2号","河北省","076750","张家口市",{"@type":118,"@id":121,"name":122,"url":123,"sameAs":124,"email":127,"address":128,"logo":129,"contactPoint":135,"description":140,"legalName":133,"taxID":141,"duns":142,"location":143},[119,120],"Corporation","Organization","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid\u002F#organization","Perusahaan Teknologi Pertanian Junsheng Provinsi Hebei","https:\u002F\u002Ftudous.cn",[125,126],"https:\u002F\u002Fwww.facebook.com\u002Fprofile.php?id=61582633566816","https:\u002F\u002Ftwitter.com\u002Fhebeijunsheng","potato@chineseag.com",{"@type":111,"addressCountry":112,"streetAddress":113,"addressRegion":114,"postalCode":115,"addressLocality":116},{"@type":130,"@id":131,"url":132,"contentUrl":132,"caption":133,"inLanguage":97,"width":134,"height":134},"ImageObject","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid\u002F#logo","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fwp-content\u002Fuploads\u002F2026\u002F01\u002FLOGO.png","河北省俊升农业科技有限公司","1328",[136],{"@type":137,"telephone":138,"contactType":139},"ContactPoint","+86-15831322000","customer support","Hebei Junsheng Agricultural Technology Co., Ltd. adalah perusahaan berbasis teknologi yang berfokus pada pemuliaan, penanaman, pengolahan kentang, serta pengembangan teknologi pertanian modern. Berkedudukan di Shangyi, Hebei, dan didukung oleh lokasi geografis yang strategis, kami berkomitmen untuk menyediakan produk pertanian berkualitas tinggi, solusi pertanian yang mencakup seluruh rantai pasokan, serta layanan pelanggan yang efisien bagi para pelanggan kami.","91130725MADHG6ME4T","451040337",{"@id":104},{"@type":145,"@id":146,"url":147,"name":122,"alternateName":148,"publisher":149,"inLanguage":97},"WebSite","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid\u002F#website","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid","俊升农业",{"@id":121},{"@type":151,"@id":152,"url":75,"name":6,"datePublished":153,"dateModified":154,"isPartOf":155,"inLanguage":97},"WebPage","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F#webpage","2026-06-20T15:55:50+08:00","2026-07-17T10:21:27+08:00",{"@id":146},{"@type":157,"@id":158,"name":159,"image":160,"sameAs":162,"worksFor":163},"Person","https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F#author","admin_tudous",{"@type":130,"@id":161,"url":161,"caption":159,"inLanguage":97},"https:\u002F\u002Fsecure.gravatar.com\u002Favatar\u002Ff337aa3454db3950a24d0346183b08814c859a5670bd48ff27c66ab96f383eac?s=96&amp;d=mm&amp;r=g",[123],{"@id":121},{"@type":165,"headline":166,"datePublished":153,"dateModified":154,"articleSection":167,"author":168,"publisher":169,"description":7,"name":6,"@id":170,"isPartOf":171,"inLanguage":97,"mainEntityOfPage":172},"BlogPosting","马铃薯种薯退化原因有哪些？科学防范与降低减产风险","选型指南",{"@id":158,"name":159},{"@id":121},"https:\u002F\u002Ftudous.cn\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F#richSnippet",{"@id":152},{"@id":152},{"@context":174,"@id":175,"title":176,"images":177,"description":7,"pubDate":178,"upDate":179},"https:\u002F\u002Fziyuan.baidu.com\u002Fcontexts\u002Fcambrian.jsonld","https:\u002F\u002Fwordpress.tudous.cn\u002Fid\u002Fpenyebab-degenerasi-umbi-benih-kentang-serta-cara-ilmiah-untuk-mencegah-dan-mengurangi-risiko-kerugian-hasil-panen\u002F","马铃薯种薯退化的原因有哪些？如何科学防范、降低减产风险",[],"2026-06-20T15:55:50","2026-07-17T10:21:27","follow, index, max-snippet:-1, max-video-preview:-1, max-image-preview:large",1721,false,1790995352191]